dalam tawa mereka sekarang adalah tawa kebahagiaan perjuangan mereka, tawa gembira mereka atas kemenangan yang mereka raih. tawa suka cita penuh dengan pengharapan dan tujuan yang akan mereka capai. mungkin itulah sosok sosok yang telah berhasil melawan segala rintangan dengan perjuangan besar mereka.
tapi lihatlah seosok bayangnan tak tampak yang harus menanggis di selai derai tawa dan canda itu. bayangan semu yang memiliki banyak pengharapan namun, tidak mengacu pada kenyataan, itulah aku dalam bayangn itu, dihantui penyesalan dan ketakutan yang mendalm. aku ingin seperti mereka, aku ingin bisa seperti mereka, tapi aku harus bagiamana ? itu pertanyaanku sekaranng. sosok bayangan itu berusaha berjalan memutar waktu yang ia sendiri sudah tau waktu tidak akan pernah bisa diulang. bayangan itu berjaan sendiri dalam temaram pengharapan dan cahya penyesalan. bayangan itu ingin menampakkan diri seutuhnya tapi bagaimana ?
rantai keberhasilan setiap orang pun pasti berbeda, bayangan itu elah berusaha mendapatkan jati dirinya tapi apa daya perjuangan yang ia lakukan sangat besar, tapi bagi orang lain itu sangay kecil, rintangan hidup yang suit bagi nya namun, bagi orang lain itu terlalu mudah. bayangan itu pun berharap aku ingi menghilang tanpa bayangan, biarkan bayangan jadi seonggok kenangan kebahagiaan bagi mereka.
sang bayangan pergi entah kemana dalam temaram lampu harapan ia mencoba mengaais sedikit pengharapan dan pncapaian dalam termenungnya sebuah penyesalan.




No comments:
Post a Comment